Menolak Terang,
yang berakibat pada
Perbuatan Menambah-nambah atau Mengurang-ngurang dari
Wahyu 22 : 18, 19.




Pengantar


Apa yang ditulis oleh Yahya Pewahyu pada bukunya Wahyu 22 : 18, 19 di bawah ini sesungguhnya sepintas lalu belum jelas. Tampaknya masih saja membingungkan bagi sebagian orang. Kita membaca kembali tulisan itu di bawah ini sebagai berikut :

“Karena Aku membuktikan kepada setiap orang yang mendengar segala perkataan nubuatan dari kitab ini, bahwa jika seseorang kelak menambahkan pada segala perkara ini, Allah akan menambahkan kepadanya bela-bela yang tertulis di dalam kitab ini. Dan jika seseorang kelak mengeluarkan dari segala perkataan dari kitab nubuatan ini, maka Allah akan mengeluarkan bagiannya dari buku kehidupan, dan dari kota suci itu, dan dari segala perkara yang tertulis di dalam buku ini. Dia yang membuktikan segala perkara ini, mengatakan, “Sungguh, Aku akan datang segera. Amin. Bahkan demikian itulah datang, Tuhan Jesus !“Wahyu  22 : 18 – 20.

Karena ucapan Yahya Pewahyu itu baharu akan terungkap di akhir zaman sekarang ini, maka ingatlah selalu kepada ucapan malaikat Jibrail kepada nabi Daniel, dan juga kepada ucapan Nyonya White yang mengatakan : 

“Tetapi akan dikau, hai Daniel, tutuplah semua perkataan itu, dan meteraikan buku itu, bahkan sampai di akhir zaman. Banyak orang akan berlarian pergi datang, dan pengetahuan akan ditingkatkan.”……………..

“Lalu katanya : Pergilah Daniel : karena semua perkara itu tertutup dan tersegel sampai di akhir zaman. Banyak orang akan disucikan, dan diputihkan, dan diuji; tetapi orang jahat akan makin melakukan kejahatan dan tidak seorangpun dari mereka itu akan mengerti; tetapi orang yang bijaksana akan mengerti.”Daniel 12 : 4, 9 – 10.

“Di dalam buku Wahyu semua buku-buku Alkitab bertemu dan berakhir. Di sinilah pelengkap dari buku Daniel itu. Yang satu adalah sebuah nubuatan, yang lainnya sebuah wahyu. Buku yang tersegel itu adalah bukan buku Wahyu, melainkan bagian dari nubuatan Daniel yang berkaitan dengan akhir zaman.” – The Acts of the Apostles, p. 585. 

Karena semua buku Alkitab itu bertemu dan berakhir di buku Wahyu, dan karena sekaliannya itu tersegel dan tertutup, sampai di akhir zaman, maka di akhir zaman sekarang inilah, sekaliannya itu tak dapat tiada sudah terbuka, dimulai dari buku Daniel dan buku Wahyu pelengkapnya.

Sekaliannya itu kini sudah habis diinterpretasikan oleh nabi-nabi akhir zaman yang dinubuatkan pada Amos 3 : 7, ke dalam ROH NUBUATAN dari Wahyu 19 : 10, sesuai prosedurnya yang dinubuatkan di dalam Zakharia pasal 4. 

Oleh sebab itu, maka secara hukum, ketentuan yang diucapkan Yahya pada Wahyu 22 : 18, 19 itu sudah akan berlaku bagi semua buku-buku Alkitab. Artinya, ketentuan yang melarang menambah-nambah ataupun mengurang-ngurang itu berlaku bagi seluruh isi Alkitab berikut seluruh hasil interpretasinya di dalam ROH NUBUATAN.  

Alkitab dan ROH NUBUATAN

Alkitab itu sebagaimana diketahui, telah ditulis pertama sekali oleh nabi Musa sejak kira-kira tahun 1504 sTM.  Hamba Tuhan Nyonya White menuliskannya sebagai berikut : 

“Selama 2.500 tahun pertama dari sejarah manusia, belum ada satupun wahyu yang tertulis. Orang-orang yang diajari oleh Allah mengkomunikasikan pengetahuan mereka kepada orang-orang lainnya, maka iaitu telah disampaikan dari bapa kepada puteranya, sepanjang generasi-generasi berikutnya. Mempersiapkan firman tertulis itu dimulai di masa Musa. Wahyu-wahyu yang diilhami kemudian telah dibukukan ke dalam sebuah buku Ilham. Pekerjaan ini berlangsung selama masa periode yang panjang 1.600 tahun lamanya --- semenjak dari Musa,  ahli sejarah kejadian dunia dan Hukum itu, sampai kepada Yahya, pencatat Kebenaran-kebenaran yang termulia dari Injil.“Great Controversy, p. 7.

Karena penulisan buku Wahyu itu sudah diketahui jatuh pada tahun 96 TM yang lalu, maka cara menghitung untuk sampai ke angka 1.504 s.TM itu adalah sebagai berikut :
             Dari Kejadian Dunia  sampai  Musa     =   2.500 tahun
             Dari Musa sampai Yahya Pewahyu      =   1.600 tahun
             Dari Kejadian Dunia sampai Yahya P.  =   4.100 tahun
             Musa mulai menulis Alkitab 1.600 – 96 = 1504 s.TM
             Bumi mulai diciptakan :  4.100 – 96   =   4.004 s.TM.        
              
Perlu sekali diketahui, bahwa sampai dengan buku Wahyu ditulis dalam tahun 96 TM yang lalu, ROH NUBUATAN dari Wahyu 19 : 10 itu belum ada, dan belum dikenal. Bahkan sampai dengan tahun 1915 saat hamba Tuhan Nyonya White meninggal duniapun ia itu sama sekali belum dikenal. Perhatian : Roh Nubuatan dari Ny. White itu adalah pekabaran malaikat yang ketiga dari Wahyu 14. Sedangkan Tongkat Gembala dari Sdr. Victor T. Houteff ialah pekabaran malaikat Wahyu 18 : 1. Gabungan dari kedua pekabaran itulah (Tongkat Gembala + Roh Nubuatan) yang baharu akan menerangi bumi sesuai ucapan Nyonya White di dalam buku Early Writings, p. 277. Berarti, gabungan dari kedua pekabaran itulah yang baru akan merupakan seluruh peraturan pelaksanaan yang lengkap dari Hukum Dasar Torat di dalam ROH NUBUATAN dari Wahyu 19 : 10. Tidak ada lagi yang lain. Dan baharu di sinilah genap ucapan nubuatan dari nabi Jesaya yang mengatakan : “AKAN HUKUM TORAT DAN AKAN KESAKSIAN, BARANGSIAPA BERKATA-KATA TIDAK SESUAI DENGAN PERKATAAN ITU, ITU ADALAH KARENA TIDAK ADA TERANG DI DALAM MEREKA.” – YESAYA 8 : 20.

Di zaman nabi Yesaya nama Jesus belum dikenal. Itulah sebabnya, maka dalam nubuatannya itu dia hanya menyebut “Kesaksian”. Namun setelah nama Jesus dikenal, maka “Kesaksian” itu lalu berkembang menjadi Kesaksian Jesus Kristus (Wahyu 12 : 17), dan baharu terakhir menjadi ROH NUBUATAN (Wahyu 19 : 10), yang kelak akan menerangi bumi sampai kepada akhir masa kasihan yang akan datang.

ALKITAB dan ROH NUBUATAN adalah sama-sama berisikan peraturan-peraturan pelaksanaan dari HUKUM DASAR TORAT. Peraturan-peraturan pelaksanaan di zaman Wasiat Lama lebih banyak berisikan peraturan-peraturan pelaksanaan dari Hukum Upacara bayangan dari Musa. Semuanya itu harus dipatuhi, sebab jika tidak, maka orang akan berdosa, karena melanggar Hukum Dasar Torat. Namun semua nubuatan dari nabi-nabi Wasiat Lama belum dapat dipatuhi, sebab sekaliannya itu masih rahasia. Peraturan-peraturan pelaksanaan dari Hukum Upacara bayangan dari Musa itu, semuanya berakhir pada tahun 31 TM setelah Jesus mati sebagai penebus umat manusia.

Sekalipun demikian masih banyak peraturan pelaksanaan dari Hukum Dasar Torat yang terus berlaku dan mengikat sesudah kematian Jesus yang lalu. Bahkan sampai kepada hari ini. Tetapi khususnya semua peraturan pelaksanaan yang berasal dari nubuatan-nubuatan para nabi Wasiat Lama, berbagai perumpamaan Jesus, dan buku Wahyu yang sangat misterius itu, sekaliannya itu baharu diungkapkan pengertiannya di akhir zaman oleh nabi-nabi akhir zaman di dalam ROH NUBUATAN. Oleh sebab itu, ketahuilah, bahwa Hukum Dasar Torat dan ROH NUBUATAN dari Wahyu 19 : 10 itulah yang merupakan satu-satunya landasan iman bagi kita umat akhir zaman sekarang ini.

Sesudah semua
nabi akhir zaman meninggal dunia

Hamba Tuhan Nyonya White meninggal dunia dalam tahun 1915, dan hamba Tuhan Sdr. Victor T. Houteff meninggal dalam tahun 1955. Setelah meniggalnya kedua hamba Allah itu, maka lengkaplah sudah penggabungan dari kedua pekabaran mereka itu di dalam ROH NUBUATAN semenjak dari tahun 1955 yang lalu. Dan semenjak dari tahun 1955 itu pula semua peraturan pelaksanaan dari Hukum Torat di dalam ROH NUBUATAN sudah akan mengikat bagi semua umat Allah di akhir zaman. Dalam gambar nubuatan dari Zakharia pasal 4 di bawah ini dapatlah kami jelaskan sebagai berikut :


 


Sesudah semua nabi akhir zaman yang dilambangkan oleh kedua pipa utama (ilham) yang telah menginterpretasikan kedua Wasiat Lama dan Baru ke dalam ROH NUBUATAN yang dilambangkan oleh mangkok emas di atas, semuanya meninggal dunia, maka kita kini hanya berhadapan dengan guru-guru / pendeta-pendeta pilihan Allah, yang akan terus mengisi minyak/kerohanian kita agar pelita kita tetap menyala sampai kepada hari kelepasan 144.000 umat pilihan Allah yang akan datang. Oleh sebab itu, maka sejak dari kematian semua nabi akhir zaman di atas, genaplah sudah ucapan Yahya Pewahyu yang mengatakan :

“BERBAHAGIALAH D I A (TUNGGAL) YANG MEMBACA, DAN  M E R E K A (JAMAK) YANG MENDENGAR SEMUA PERKATAAN DARI NUBUATAN INI, DAN MEMATUHI PERKARA-PERKARA ITU YANG TERKANDUNG DI DIDALAMNYA : KARENA MASANYA SUDAH DEKAT.” – WAHYU 1 : 3.  (tambahan dari penulis).

Masing-masing kita secara pribadi wajib membaca sendiri Alkitab, Roh Nubuatan, dan Tongkat Gembalanya, sebab semua para penulisnya sudah meninggal dunia. Tetapi membaca saja belum cukup, sebab tak dapat tiada sudah akan masuk di antara kita berbagai perselisihan paham, “heresies”, yang tidak akan habis-habisnya. Untuk itulah, maka kita diwajibkan untuk selanjutnya mendengar kepada hamba-hamba pilihan Tuhan Allah yang masih hidup. Hanya dengan demikian inilah baharu dapat kita berbahagia sampai ke dalam kerajaan yang akan datang. 

Namun tak dapat disangkal, bahwa semenjak dari kematian nabi Victor T. Houteff, hamba Allah yang terakhir di atas, maka genaplah sudah ucapan hamba Tuhan Nyonya White sejak jauh-jauh hari sebelumnya yang memperingatkan :

“Allah akan membangunkan umat-Nya; jika cara-cara lain gagal, maka berbagai faham yang bertentangan (heresies) akan masuk di antara mereka, yang akan m e n y a r i n g  mereka itu,  m e m i s a h k a n  s e k a m  daripada  g a n d u m. Tuhan menyerukan kepada semua yang percaya pada firman-Nya untuk bangun daripada tidur. Terang yang bernilai mahal sudah datang, yang sesuai bagi waktu ini.” – Testimonies, vol. 5, p. 707.

Artinya, semenjak dari tahun 1955 yang lalu telah muncul berbagai perselisihan faham yang langsung tampak dari berdiri    nya beberapa Markas Besar Davidian MAHK di Amerika Serikat, yang sedianya hendak menggantikan Houteff dan Markas Besarnya di Waco, Texas sesudah kematiannya. Perselisihan faham itu ternyata terjadi hanya di dalam umat Davidian sendiri. Masing-masing pihak ingin menunjukkan keabsahan dari Organisasi Persekutuan mereka berlandaskan pada pekabaran Tongkat Gembala yang sama. Padahal semua mereka lupa, bahwa justru melalui berbagai perselisihan faham itu juga semua  umat Davidian MAHK akan disaring untuk memisahkan “sekam” (bukan lalang) daripada “gandum” yang melambangkan mereka 144.000 umat pilihan Allah yang akan datang. Lalu bagaimanakah cara penyaringannya?   Disaring melalui ……….

Terang yang bernilai
mahal,  yang sesuai bagi waktu ini
-– Testimonies, vol.5, p. 707 --

Karena hanya terang dari pekabaran Tongkat Gembala yang telah memisahkan kelas anak-anak dara yang bijaksana/kelas gandum daripada kelas anak-anak dara bodoh/kelas lalang di dalam Sidang Jemaat Laodikea sejak tahun 1935 yang lalu, maka terang yang bernilai mahal itu tak dapat tiada baharu datang kemudian sesudah tahun 1955, sesudah hamba Tuhan Houteff sebagai nabi akhir zaman yang terakhir meninggal dunia.

Jadi, kita hendaknya mengerti bahwa terang yang bernilai mahal itu belum pernah dikenal di zaman Houteff. Sekalipun demikian, semasa hidupnya, sewaktu ia menyusun buku kecil perihal KEPERCAYAAN-KEPERCAYAAN DASAR DAVIDIAN M A H K, ia telah menulis sebagai berikut : “……………… sebagai guru-guru dari Tongkat Gembala (terbitan-terbitan resmi dari Persekutuan Davidian MAHK), k a m i harus mengajar hanya dalam terang dari Tongkat itu bagian-bagian pekabaran (passages) yang dalam satu dan lain hal perlu untuk diinterpretasikan. Hanya dengan demikian inilah semua penganut Kebenaran Sekarang akan senantiasa memiliki pemikiran yang sama, sependapat, dan membicarakan perkara-perkara yang sama. (1 Korinthi 1: 10; 1 Petrus 3 : 8; Yesaya 52 : 8).” – Kepercayaan-Kepercayaan Dasar DMAHK, hal. 27.

Ini membuktikan, bahwa masih banyak lagi bagian-bagian pekabaran di dalam mangkok keemasan dari Zakharia pasal 4 itu yang perlu diinterpretasikan lebih lanjut bagi kita sesudah tahun 1955, sesudah kematian hamba Tuhan Houteff. Dan yang bertugas menginterpretasikan semuanya itu adalah guru-guru Tongkat Gembala saja. Sekaliannya itulah untuk diajarkan kepada kita sebagai “TERANG YANG BERNILAI MAHAL, YANG SESUAI BAGI WAKTU INI.” Karena hanya dengan demikian inilah semua umat Davidian dari kelas gandum itu akan senantiasa memiliki pemikiran yang sama, sependapat, dan membicarakan perkara-perkara yang sama. Dan justru inilah ciri-ciri dari mereka 144.000 umat pilihan Allah yang akan datang.

Oleh sebab itu, maka tandailah dengan saksama akan guru-guru Tongkat Gembala itu, sebab mereka itu adalah b u k a n guru-guru pilihan Organisasi-Organisasi Davidian MAHK yang ada di Amerika Serikat. Mereka itu adalah guru-guru pilihan Ilahi, yang dedikasinya kepada tugas adalah tanpa melalui tumpangan tangan di depan umum di dalam Gereja. Artinya, mereka itu tidak pernah dikenal oleh Organisasi Pusat Davidian manapun juga di dunia ini. Baca, The Acts of the Apostles, p. 110.

Terang yang bernilai mahal itu kini dikenal hanya di tengah-tengah umat Davidian yang masuk kategori gandum, atau kelas anak-anak dara bijaksana yang tidak memiliki tipu di dalam mulut mereka. Terang yang bernilai mahal itu juga yang mulai menyaring keluar Davidian-Davidian yang masuk kategori sekam itu. Dan ini akan mudah sekali teridentifikasi, karena mereka yang masuk kategori sekam akan selalu menolak semua terang yang bernilai mahal itu, sekalipun sekaliannya itu adalah sesuai bagi waktu ini.

Perbuatan menambah-nambah
 atau mengurang-ngurang adalah akibat dari penolakan

Karena hanya umat Davidian MAHK yang mengenal para nabi akhir zaman berikut semua hasil interpretasi rahasia-rahasia Alkitab mereka di dalam ROH NUBUATAN, maka hanya merekalah yang mampu bernubuat dalam arti mengajarkan semua nubuatan dan berbagai rahasia Allah yang sudah terungkap di dalam ROH NUBUATAN di akhir zaman sekarang ini. Oleh sebab itu, maka mereka yang terlibat dalam dosa karena perbuatan menambah-nambah atau mengurang-ngurang yang dilarang pada Wahyu 22 : 18 dan 19 itu tak dapat tiada adalah orang-orang Davidian  saja. Tidak mungkin ada lagi yang lain. Itulah sebabnya, maka untuk tidak terlibat dalam dosa karena menambah-nambah atau mengurang-ngurang, yang dilarang di atas, maka Davidian-Davidian yang masuk kategori sekam itu lalu membatasi dirinya dengan sangat ketat untuk tidak menambah-nambah atau mengurang-ngurang, yang antara lainnya sebagai berikut : 

  1. Para guru maupun para pendeta tidak boleh banyak menulis agar tidak terlibat dalam dosa karena menambah-nambah ataupun mengurang-ngurang yang dilarang pada Wahyu 22 : 18, 19.
  2. Buku-buku terbitan Tongkat Gembala harus semuanya dicetak dalam format kecil yang sesuai dengan aslinya.
  3. Guru tidak boleh mengajar dengan menggunakan alat bantu buatan sendiri (seperti misalnya gambar bagan), selain daripada gambar bagan buatan nabi Houteff sendiri.
  4. Mereka tidak mengakui adanya pendeta-pendeta ataupun guru-guru pilihan Allah yang berasal dari luar Pusat Gunung Karmel, sekalipun hamba Tuhan Nyonya White sudah mengatakan perihal keberadaan mereka itu. Baca : The Acts of the Apostles, p. 110.
  5. Untuk tidak terlibat dalam dosa menambah-nambah atau mengurang-ngurang, maka para guru dibatasi berbicara atau menulis, agar lebih banyak membaca saja dari buku-buku yang tersedia pada waktu mengajar.

Memang, oleh adanya berbagai pembatasan di atas, maka mereka boleh saja mengira, bahwa mereka sudah tidak lagi terlibat dalam dosa karena perbuatan menambah-nambah atau mengurang-ngurang itu. Namun karena terus menolak dan menentang  “Terang yang bernilai mahal itu yang sesuai bagi waktu ini”, maka mereka sudah akan terlibat dalam dosa yang tak terampuni lagi, sebab berbagai kewajiban hukum yang terkandung di dalam Terang yang bernilai mahal itu telah mereka lalaikan atau bahkan telah digelapkan sama sekali. Contoh yang paling sederhana adalah sebagai berikut :

Karena menolak Houteff dan Terang dari pekabaran Tongkat Gembalanya dalam tahun 1929/1930, maka setelah Organisasi Malaikat Sidang Jemaat Laodikea selesai dire-organisir dalam tahun 1935 di Waco, Texas, maka terludahkanlah keluar malaikat sidang jemaat Laodikea dan semua pendetanya dari dalam mulut Jesus.

Pada waktu ini “TERANG YANG BERNILAI MAHAL ITU YANG SESUAI BAGI WAKTU INI”, sudah datang, dan sedang menerangi kita umat Allah penganut Kebenaran Sekarang, yang kini sedang tercerai-berai di seluruh dunia Davidian, setelah ditinggal mati oleh hamba Tuhan Houteff. Zakharia 13 : 7. Masih beranikah anda menolak dan melalaikan TERANG itu dan menolak guru-guru pilihan Ilahi pembawanya, hanya karena mereka itu bukan pilihan Organisasi, yang belum pernah diurapi melalui tumpangan tangan di depan umum di dalam Gedung-Gedung dari Organisasi Anda ? 

Bagian-Bagian Pekabaran dari
ROH NUBUATAN yang sudah diinterpretasikan menjadi TERANG yang bernilai mahal itu, yang sesuai bagi waktu ini

Bagian-bagian pekabaran (passages) dari Mangkok keemasan dari Zakharia pasal 4 itu sesungguhnya adalah ucapan-ucapan dari hamba Tuhan Houteff sendiri, maupun dari Nyonya White. Namun karena belum semua ucapan mereka itu menemui kegenapan sejarahnya di masa hidup mereka yang lalu, maka bagian-bagian dari pekabaran itulah yang perlu diinterpretasikan lebih lanjut oleh guru-guru Tongkat Gembala sesudah tahun 1955, sesudah hamba Tuhan Houteff meninggal dunia, dan sesudah bagian-bagian pekabaran itu menemui kegenapan sejarahnya.

Jadi, hendaklah dimengerti, bahwa sesungguhnya masih ada beberapa lagi bagian pekabaran di dalam ROH NUBUATAN (mangkok emas) yang karena belum pernah menemui kegenapan sejarahnya di masa hidup para penulisnya, maka sekaliannya itu belum pernah sepenuhnya dimengerti oleh mereka. Untuk itulah, maka Tuhan telah menggunakan para guru Tongkat Gembala pilihan-Nya sendiri di akhir dunia sekarang ini untuk menginterpretasikan sekaliannya itu menjadi Terang yang bernilai mahal yang sesuai bagi waktu ini, khususnya bagi kita.

Namun karena para guru Tongkat Gembala pilihan Ilahi itu tidak mudah dikenal di antara kita, selain daripada hanya karya-karya tulis mereka yang berupa “TERANG YANG BERNILAI MAHAL” itu saja, maka kita hendaknya waspada bahwa guru-guru Tongkat Gembala pilihan Ilahi itu adalah bukan guru-guru Tongkat Gembala pilihan Organisasi-Organisasi Pusat Davidian MAHK di Amerika, ataupun guru-guru Tongkat Gembala yang diakui oleh mereka.

Sesuai yang diramalkan oleh Nyonya White di atas, umat Davidian kini sedang disaring, sebab bermacam-macam faham yang saling bertentangan (heresies) sudah masuk di antara kita semenjak dari kematian hamba Tuhan Houteff yang lalu. Biang keladinya tak dapat tiada dimulai dari Organisasi-organisasi Pusat Davidian MAHK di Amerika Serikat sampai dengan berbagai perwakilan mereka di seluruh dunia.   

Karena telah dinubuatkan melalui nubuatan Zakharia 13 : 7, bahwa tangan Tuhan hanya mengendalikan “mereka yang kecil-kecil”, dan bukan “mereka yang besar-besar” yang melambangkan Organisasi-Organisasi Pusat Davidian MAHK dan pendeta-pendeta pilihan mereka itu, maka guru-guru Tongkat Gembala pilihan Ilahi dari mereka yang kecil-kecil itulah yang harus dicari melalui karya-karya tulis mereka, baik melalui buku-buku maupun melalui berbagai sarana jaringan internet. Di bawah kendali dari tangan Tuhan Allah sendiri, maka mereka yang kecil-kecil itu akan selalu unggul dalam berbagai karya tulis mereka, sehingga tidak tersaingi oleh siapapun juga di akhir dunia ini. 

Beberapa bagian pekabaran itu yang perlu dan sudah diinterpretasikan lebih lanjut oleh guru Tongkat Gembala di antara kita adalah :

(1) “Segala perkara yang dapat dilakukan melawan pekabaran Allah bagi zaman ini, akan dilakukan dengan dendam yang bahkan lebih besar daripada yang dimanifestasikan melawan pekabaran sorga di zaman kedatangan Kristus yang pertama, karena Iblis mengetahui, bahwa jika ia kalah sekarang, maka ia akan kalah untuk selama-lamanya --- sehingga ia tidak akan memperoleh kesempatan lagi yang lain. Oleh sebab itu, keadaan pada waktu ini adalah sangat mendesak agar setiap anggota sidang dari jam ke-sebelas secepatnya dan dengan teguh memperkuat dirinya melawan usaha musuh untuk mengirimkan sebuah pukulan yang mematikan kepadanya.

Kita juga harus waspada untuk menyadari bahwa pukulan itu akan datang secara mengejutkan dari musuh-musuh yang tidak dicurigai --- dari rekan-rekan penginjil yang sama, yang tidak kurang setianya daripada para imam di zaman Kristus. Lagi pula, adalah terutama supaya diwaspadai, bahwa musuh itu akan menggunakan setiap sarana yang mungkin untuk menghalangi Tuhan mengeluarkan 144.000 hamba-hamba buah pertama-Nya itu yang kini masih tersembunyi, yaitu mereka yang akan pergi mengumpulkan buah-buah kedua (Wahyu 7 : 9). Musuh itu akan mencoba apa saja yang mungkin untuk mengacau, untuk menggelapkan, dan untuk menudungi kebenaran, terutama mengenai masalah 144.000 itu.”Pembina Gedung Putih, hal. 34, 35.

(2) “Allah akan membangunkan umat-Nya; jika cara-cara lain gagal, maka berbagai faham yang bertentangan (heresies) akan masuk di antara  mereka, yang akan  m e n y a r i n g  mereka itu,  m e m i s a h - k a n   s e k a m daripada  g a n d u m. Tuhan menyerukan kepada semua yang percaya pada firman-Nya untuk bangun daripada tidur. Terang yang bernilai mahal sudah datang, yang sesuai bagi waktu ini. –  Testimonies, vol. 5, p. 707.

(3) ”Orang-orang Yahudi menghendaki sebuah kerajaannya sendiri, yaitu sebuah kerajaan dari dunia ini (orang-orang suci dan orang-orang berdosa di dalamnya). Mereka menghendaki sebuah kerajaan di bumi, bukan di dalam sorga. Apalagi, mereka menghendakinya 2000 (dua ribu) tahun lebih cepat daripada yang direncanakan. Secara bertentangan, dalam masa pendirian kembali kerajaan itu sekarang ini, ORGANISASI mengambil sikap sebaliknya : la menghendaki sebuah kerajaan di dalam sorga, bukan di bumi."Timely Greetings, vol. 1, No. 15, p. 20.

Kami sudah mengajarkan di bawah terang dari Tongkat Gembala ketiga bagian pekabaran di atas, yang dalam satu dan lain hal perlu untuk diinterpetasikan. Pembaca sudah dapat mengikuti sendiri semua pembahasan kami terhadap ketiga permasalahan di atas pada artikel-artikel tulisan kami yang lain. Hasil dari semua pembahasan itulah yang merupakan TERANG YANG BERNILAI MAHAL ITU, YANG SESUAI BAGI WAKTU INI.

Karena Terang itu berisikan beberapa ketentuan hukum yang mewajibkan orang untuk berbuat sesuatu ataupun melarang orang berbuat sesuatu, maka apabila iaitu ditolak, maka tak dapat tiada sudah akan terjadi pelanggaran hukum karena menambah-nambah ataupun karena mengurang-ngurang daripada semua ketentuan yang sudah digariskan di bawah Terang yang bernilai mahal itu.

P e n u t u p

“TERANG YANG BERNILAI MAHAL” itu belum pernah dikenal di zaman Nyonya White, sebab umat Allah yang masuk kategori “sekam” belum dikenal di waktu itu. Demikian pula halnya di zaman nabi Houteff, sebab kesatuan dan persatuan umat Davidian di bawah kepemimpinannya masih utuh dan kokoh. Namun segera setelah kematian hamba Allah yang sederhana itu dalam tahun 1955, maka mulailah terjadi perpecahan yang diramalkan pada nubuatan Zakharia 13 : 7 itu. Dan perpecahan itu adalah akibat daripada berbagai perselisihan faham yang telah masuk. Untuk itulah, maka sejak jauh-jauh hari sebelumnya hamba Allah Nyonya White sudah mengingatkan :

“Allah akan membangunkan umat-Nya; jika cara-cara lain gagal, maka berbagai faham yang bertentangan (heresies) akan masuk di antara mereka, yang akan m e n y a r i n g  mereka itu,  m e m i s a h k a n   s e k a m  daripada  g a n d u m. Tuhan menyerukan kepada semua yang percaya pada firman-Nya untuk bangun daripada tidur. Terang yang bernilai mahal sudah datang, yang sesuai bagi waktu ini.” –  Testimonies, vol. 5, p. 707.

Semoga Tuhan berkenan atas kita semua dalam mengikuti permasalahan ini dengan saksama. Amin !

*****